PEMAHAN TENTANG BISNIS ONLINE

 

  • KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmatNYA sehingga makalah ini dapat tersusun hingga selesai . Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pikirannya.

Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.

Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.

Jakarta, juni 2016

Penyusun

 

  •  PEMBAHASAN

Saat ini teknologi informasi mengalami perkembangan yang sangat pesat dimana perkembangannya tidak bisa dihindari. Perkembangan teknologi informasi ini, tidak hanya dapat membantu cara hidup kita menjadi lebih modern dalam kehidupan sehari-hari, dunia bisnis pun ikut terbantu dengan perkembangan teknologi saat ini. Berbagai hal yang dulu dapat memakan biaya yang besar dan waktu yang lama, kini dapat diselesaikan dalam waktu yang singkat bahkan dalam hitungan detik. Bahkan pekerjaan yang dulu dapat melibatkan 10 orang, kini hanya dapat dikerjakan dalam 1 orang.
Perkembangan teknologi informasi didalam dunia bisnis memiliki dampak positif dan negatif diantaranya:

Dampak positif
a. Munculnya model bisnis baru yang biasa disebut dengan e-business dan e-commerce
• E – Business adalah sebuah bisnis yang dalam proses pengelolaan dan transaksi bisnisnya menggunakan sistem jaringan internet. Sehingga tidak memerlukan banyak tenaga kerja dan juga tidak menyita ruang dan waktu. Hal ini menjadikan biaya bisnis dapat ditekan dan lebih efisien.
• E – Commerce adalah sebuah model perdagangan yang dalam transaksinya menggunakan sistem internet (online).
b. Banyaknya minat dari berbagai perusahaan untuk memperluas cakupan bisnisnya di dunia maya. Memunculkan lapangan kerja baru, yaitu jasa pembuatan wesite dan layanan hosting.
c. Adanya kemudahan dalam memulai sebuah bisnis (wira usaha) dengan munculnya forum-forum jual beli dan media pertemanan. Karena promosi menjadi lebih murah. Dan jaringan marketing lebih luas bahkan sampai luar negeri.

Dampak negatif
a. Dengan berlakunya sistem uang online ( ATM, Kartu Kredit, dll) memunculkan modus baru dalam pembobolan rekening nasabah Bank.
b. Berhubung teknologi internet harus selalu didukung dengan listrik, jika sewaktu-waktu listrik padam, memungkinkan terjadinya miss-transaksi yang berpotensi merugikan nasabah dan Bank sendiri.
c. Dari segi keamanan, data bank yang telah berkomputerisasi sangat rentan sekali terhadap tindakan peretasan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Perkembangan teknologi informasi sudah banyak diterapkan pada perusahaan-perusahaan berskala nasional maupun swasta. Penerapan ini menyebabkan perubahan dalam kebiasaan atau habit yang baru dalam bidang bisnis. seperti pengaruh teknologi dalam dunia bisnis yang memanfaatkan E-Commerce sebagai media perdagangan yang menggunakan media internet yang saat ini tidak sulit untuk dijangkau oleh semua kalangan. Kemajuan di bidang teknologi, komputer, dan telekomunikasi mendukung perkembangan teknologi internet. Melalui internet pelaku bisnis tidak lagi mengalami kesulitan dalam memperoleh informasi apapun, untuk menunjang aktivitas bisnisnya, bahkan sekarang cenderung dapat diperoleh berbagai macam informasi.

Electronic Commerce (E-Commerce) adalah proses pembelian, penjualan, atau pertukaran produk, jasa dan informasi melalui jaringan komputer. E-Commerce merupakan bagian dari E-Business, dimana cakupan E-Business lebih luas, tidak hanya

sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasianmitra bisnis, pelayanan

nasabah, lowongan pekerjaan, dan lainnya.
E-Commerce akan merubah semua kegiatan marketing dan juga sekaligus memangkas

biaya-biaya operasional untuk kegiatan perdagangan

.
Proses yang ada dalam E-Commerce adalah sebagai berikut;

  • Presentasi elektronis (pembuatan website) untuk produk dan layanan
  • Pemesanan secara langsung dan tersedianya tagihan
  • Otomatisasi akun pelanggan secara aman (baik nomor rekening maupun nomor kartu kredit)
  • Pembayaran yang dilakukan secara langsung (online) dan penanganan transaksi.

Memahami prinsip bisnis online

Yang ingin penulis tekankan: bisnis online itu sama dengan bisnis offline.

Prinsipnya sama menyediakan produk/jasa, kemudian membuat supaya orang lain datang kepada kita.Cara kerjanya juga sama. Maka dari itu, jangan merasa bahwa ini ilmu yang asing.Hati-hati

juga kalau ada orang menawarkan bisnis ajaib yang menghasilkan ratusan juta rupiah dalam

sekejap biasanya penipuan.  Kalau di offline mustahil, di online juga pasti mustahil.

Hanya ada 1 hal yang membedakan bisnis offine dengan online:

Kalau di offline kita membuka toko, kantor, restoran, warung, dan sejenisnya. Sedangkan untuk

menjalankan bisnis online, kita membuat website.

Produk/jasa yang dijual juga bisa berbeda kalau bisnis offline umumnya produk fisik.

Sedangkan dalam bisnis online kita juga bisa menjual produk digital, berupa file di komputer

tanpa bentuk fisik.

Sekali lagi, ini prinsipnya:

  • Jangan merasa ini asing, cara kerja online dan offline persis
  • Hati-hati dengan “bisnis ajaib” yang menawarkan penghasilan menggiurkan dalam sekejap

Saya akan katakan secara terang-terangan:

Social media itu sarana pemasaran yang terlalu dibesar-besarkan.

Coba lihat statistiknya, sepertinya luar biasa tahun 2015 ada 38 juta pengguna internet di Indonesia, 79% di antaranya aktif menggunakan social media minimal sekali sebulan.

Tapi dalam prakteknya tidak demikian. Sebagian besar orang yang melakukan social media

marketing menyerah dalam hitungan bulan. Karena tidak ada hasil positif yang mereka dapatkan

ke bisnisnya. Gagal. Tunggu dulu penulis luruskan sebelum pada protes.

Social media marketing itu tidak jelek. Banyak orang yang gagal karena memang sangat mudah untuk terjebak di jalur yang salah ketika memanfaatkan social media.

Hanya ini yang biasanya dilakukan (dan diajarkan):

  • Buat akun, hiasi dengan foto & lengkapi profilnya
  • Buat post yang menarik untuk mendapatkan like/retweet

Itu saja tidak cukup. Sangat tidak cukup.

Agar upaya  yang anda lakukan tidak sia-sia silahkan lanjutkan membaca. Dalam panduan ini anda akan mempelajari seperti apa strategi pemasaran social media yang sesungguhnya.

Tentukan SATU social media utama

Satu, tidak lebih. Mengapa cuma satu? Bukannya lebih banyak lebih bagus?

Memang betul. Idealnya semakin banyak kita muncul di hadapan orang lain, akan semakin cepat kita dikenal.

Tapi ada beberapa pertimbangan yang harus dipikirkan:

  1. Waktu
  2. Biaya
  3. Tenaga manusia
  4. Ilmu

Kalau anda tidak punya masalah dengan keempatnya, silahkan pilih lebih dari 1.

Social media marketing itu tidak sederhana. Bukan cuma sekedar posting tweet yang lucu atau upload gambar meme. Dan yang terpenting, tidak diotomatiskan dari social media A ke B.

Anda akan sadar alasannya dalam bab 2.

Intinya, anda sebagai pemain baru tidak akan bisa langsung aktif di banyak social media sekaligus. Ini justru akan berdampak buruk.

Karena itu, pilih social media berdasarkan:

  • Ukuran: lebih besar lebih baik, tapi belum tentu
  • Audiens: dimana mayoritas orang-orang yang anda targetkan
  • Konten: tempat yang efektif untuk video, gambar/foto, teks tidak sama.

Kalau anda menaruh form pendaftaran email (optin form) begitu saja di website, konversi pendaftarannya paling-paling hanya 0.5-1%.

Artinya dari 1000 pengunjung hanya 5-10 orang yang bergabung.

Sangat kecil…

…padahal 1000 pengunjung per hari itu tidak sedikit.

Untungnya ada 1 trik psikologi yang bisa kita manfaatkan untuk meningkatkan persentase tersebut hingga 1000% atau 10x lipat.

Inilah lead magnet.

Apa itu lead magnet?

Lead magnet adalah sesuatu yang kita tawarkan secara gratis kepada para prospek supaya mereka mau memberikan informasi kontaknya. Kontak yang dimaksud bisa berupa email, nomor telepon, dan/atau alamat. Lead magnet juga sering disebut Opt-in Bribe.

Sederhananya, seperti barter.

Lalu mengapa lead magnet bisa meningkatkan konversi hingga sedemikian besarnya?

Jawabannya ada di dalam buku dari Dr. Robert Cialdini yang berjudul “Influence: The Psychology of Persuasion”.

Di dalam buku ini disebutkan ada 6 prinsip yang bisa mempengaruhi seseorang untuk mengambil tindakan.

Salah satunya adalah “Reciprocity” (timbal balik).

Artinya seseorang akan lebih rela untuk memberikan/melakukan sesuatu kepada kita apabila kita yang terlebih dahulu memberikan/melakukan sesuatu kepada mereka.

Itulah kenapa lead magnet sangat efektif.

Karena kita memberikan sesuatu yang berharga duluan kepada mereka, jadi mereka juga punya alasan untuk memberikan informasinya kepada anda.

Sekilas tentang direct marketing dan email marketing

Ada satu pertanyaan lagi yang belum terjawab.

Ngapain sih kita minta kontak mereka? Buat apa sih kita susah payah meminta alamat email mereka?

Padahal tinggal pasang iklan aja kan pembeli juga nanti datang sendiri, lalu beli. Ngapain repot-repot?

Memang tidak salah tapi pasti akan jadi lebih tidak optimal dibandingkan kalau anda melakukan ini.

Lagipula kalau anda sering pengusaha atau marketer, sudah pasti anda ingin mengeluarkan biaya sekecil-kecilnya untuk mendapatkan pendapatan sebesar-besarnya.

Untuk itulah ada strategi yang bernama Direct Marketing.

Artinya strategi pemasaran dimana kita bisa menghubungi prospek secara langsung. Bukan dengan memasang spanduk iklan yang diperlihatkan kepada banyak orang sekaligus.

Misalnya dengan SMS, telepon, atau surat.

Dengan memiliki kontaknya, maka pemasaran yang kita lakukan bisa berkelanjutan sampai mereka menjadi kustomer atau sampai mereka memutuskan tidak tertarik.

Jadi ada 2 manfaatnya:

Lebih murah dan lebih efektif.

Nah, di era digital seperti sekarang ini, sarana yang digunakan dalam strategi direct marketing semakin beralih ke email…karena ternyata lebih murah, fleksibel, dan efektif.

Makanya kita sebut dengan email marketing.

Ini beberapa statistik terkait email:

  • Berdasarkan survei BPS, aktivitas email di Indonesia mencapai 95,75% dari pengguna internet (Antara News)
  • Email 40x lipat lebih efektif untuk mendapatkan klien baru daripada Facebook dan Twitter (McKinsey & Company)
  • 81% dari orang yang terbiasa belanja online mengaku bahwa email yang diterima bisa mempengaruhi mereka untuk membeli (eMarketer)

Seberapa besar sih bedanya antara menggunakan lead magnet dan tanpa lead magnet?

Sebelum kita lanjut ke bab pertama, ada 1 data lagi yang ingin saya beritahukan kepada anda, ini diambil langsung dari blog PanduanIM.

Mungkin anda juga sudah sadar, di beberapa lokasi di blog ini terdapat form-form pendaftaran email.

Secara umum ada 3 versi:

  1. Yang pertama, optin form: biasa Konversinya optin form biasa ini hanya 1%
  2. Popup, tanpa lead magnet: Konversinya 4x lipat lebih tinggi daripada yang pertama tadi, yaitu 4,43%:
  3. Ketiga, ini popup yang menggunakan lead magnet:Konversinya jauh lebih tinggi lagi, antara 8-13%:

Dari sini bisa kita simpulkan bahwa lead magnet bisa meningkatkan konversi pendaftaran email hingga lebih dari 10x lipat.

 

 

 

KESIMPULAN

 

Semakin cepatnya perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi menuntut manusia untuk mencoba membuat perubahan di segala jenis kehidupannya yang tujuannya adalah mendapatkan hasil maupun kondisi yang terbaik yang dapat dicapai. Banyaknya sektor kehidupan yang ada diharapkan membuka inovasi baru bagi kita untuk menciptakan sesuatu yang baru untuk kemajuan peradaban manusia .

Persaingan yang keras dalam dunia bisnis tentunya sangat membutuhkan suatu perusahaan yang dapat menangani akan hal  itu diberbagai situasi yang menantang. Semua bisnis tentunya juga membutuhkan semua informasi yang sangat aktual, cepat dan dapat dipercaya, yang mana bisa semua permasalahan tersebut hanya bisa diselesaikan melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi ( ICT ).

 

 

 

 

Daftar pustaka

http://www.unisbank.ac.id/ojs/index.php/fti2/article/view/1320

Belajar Bisnis Online: Panduan Sukses untuk Memulai Bisnis Online dari A sampai Z sumber: http://panduanim.com/panduan-bisnis-online/

Social Media Marketing: Belajar Strategi Pemasaran di Media Sosial untuk Membangun Brand Bisnis Anda sumber: http://panduanim.com/social-media-marketing/

Dr. Robert Cialdini yang berjudul “Influence: The Psychology of Persuasion”.

Membuat Lead Magnet yang Mampu Mendapatkan 10x Lipat Subscriber Dibanding Optin Form Biasa sumber http://panduanim.com/modul/lead-magnet/

 

Iklan